{"id":145,"date":"2013-11-26T02:42:55","date_gmt":"2013-11-26T02:42:55","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sinshenyeri.com\/?p=145"},"modified":"2013-11-26T02:42:55","modified_gmt":"2013-11-26T02:42:55","slug":"daun-sirsak-sang-legenda-penumpas-kanker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/?p=145","title":{"rendered":"&#8221; DAUN SIRSAK &#8221; Sang Legenda Penumpas Kanker"},"content":{"rendered":"<p>Salam Sejahtera, buat Teman-Teman pemerhati di dunia kesehatan, sudah lama sekali saya tidak menambah artikel pada blog ini. banyaknya kegiatan dan bertambahnya jumlah pasien yang saya bantu untuk menemukan kesembuhan sangat membatasi waktu yang saya miliki untuk selalu mengupdate artikel-artikel kesehatan. adapun tujuan saya mengangkat tema Daun Sirsak, karna sangat benar sekali, begitu besar manfaat dan khasiat yang dirasakan oleh pasien-pasienku yg sedang mengalami sakit penyakit. Manfaatkan teknologi terkini dalam pengolahan tanaman obat ini, dengan\u00a0proses ekstrak, maka khasiat dan manfaat dari Daun Sirsak ini akan lebih bermanfaat lagi bagi kesehatan tubuh.\u00a0Dan\u00a0Kenyataannya, mengkonsumsi Daun Sirsak\u00a0bukan hanya dianjurkan bagi penderita Kanker maupun penderita penyakit lainnya, melainkan, untuk kita-pun yang saat ini sedang sehat dan ingin meningkatkan kesehatannya, juga sangat baik apabila mengkonsumsi\u00a0Daun Sirsak dalam bentuk ekxtrak dengan dosis cukup.\u00a0<\/p>\n<p><strong>Daun Sirsak berkhasiat sebagai antikanker dan antitumor\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Sirsak merupakan tanaman buah tropis yang banyak ditemui di Indonesia dan daging buahnya dapat dikonsumsi. Tanaman sirsak memiliki nama spesies Annona muricata Linn, merupakan salah satu tanaman dari kelas Dicotyledonae, keluarga Annonaceae dan genus Annona. Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa Belanda &#8211; Zuurzak yang berarti &#8220;Kantong Asam&#8221;\u00a0. Tanaman buah tropis ini didatangkan ke Nusantara oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda pada abad 19.<\/p>\n<p>Seiring berjalannya waktu serta berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, maka tanaman sirsak saat ini sudah terbukti merupakan tanaman multiguna. Sirsak merupakan tanaman yang seluruh bagiannya dapat digunakan meliputi: kulit batang, daun, buah, akar, dan biji buah. Masing-masing bagian tanaman memiliki karakteristik dan khasiat yang berbeda. Seccara umum buah dan biji buah digunakan untuk pengobatan demam, pelancar ASI, supplemen pada saat diare dan mengobati cacing. Sementara kulit batang, daun dan akar digunakan untuk antikejang, hipertensi, dan sebagai penenang.<\/p>\n<p>Penggunaan daun semakin meluas seiring ditemukannya khasiat sebagai antikanker dan antitumor. Sudah dilaporkan bahwa para peneliti di AS telah menemukan senyawa acetogenin pada daun sirsak yang berfungsi 10.000 kali lipat daripada obat kanker adriamycin. Senyawa ini mampu menghambat produksi energi ATP di dalam sel kanker. Efeknya pembelahan sel kanker akan terganggu.<\/p>\n<p>Acetogenin adalah senyawa poliketida dengan struktur C-34 atau C-37 rantai karbon tidak bercabang yang terikat pada gugus\u00a02-propanol pada C-2 untuk membentuk suatu lakton. Senyawa ini memiliki 350 senyawa turunan yang ditemukan\u00a0pada keluarga Annonaceae dan 82 diantaranya dimiliki oleh sirsak. Senyawa acetogenin sendiri memiliki LC50 (satuan ug\/ml) yang sangat rendah, yang merupakan tolak ukur kekuatan dalam menghambat pengangkutan ATP di dalam sel kanker (sitotoksik). Daun sirsak sendiri memiliki LC50 sebesar 7,8 kurang lebih 0,3 ug\/ml yang termasuk aktivitas yang tinggi (&lt;10 \u00a0ug\/ml).<\/p>\n<p>Penelitian terkait penggunaan daun sirsak :<\/p>\n<p>1.\u00a0 Daun Sirsak terbukti aktif\u00a0dalam menumpas sel kanker di dalam tubuh, dimana zat aktif bernama acetogenin terbukti ampuh dalam mengobati kanker antara lain: kanker prostate, kanker pancreas, kanker leukemia, kanker kolon, kanker paru-paru, kanker payudara, dan berbagai sel kanker lainnya.<\/p>\n<p>2.\u00a0 Sirsak mampu meningkatkan sekresi insulin sehingga mampu menormalkan kadar gula darah dan meningkatkan produksi antioksidan endogen yang membantu tubuh dalam menetralkan sel kanker<\/p>\n<p>LITERATUR :<\/p>\n<p>1. AM Zuhud, Evrizal, Prof.,Dr.,MS. 2011. Bukti Kedasyatan Sirsak Menumpas Kanker. Aggromedia Pustaka, Jakarta<\/p>\n<p>2. Herliana, Ersi, STP dan Rifai, Nilai ST MM,2011. Kahasiat dan Manfaat Daun Sirsak Menumpas Kanker, Mata Elang Media, Jakarta\u00a0<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"al2fb_like_button\"><div id=\"fb-root\"><\/div><script type=\"text\/javascript\">\n(function(d, s, id) {\n  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];\n  if (d.getElementById(id)) return;\n  js = d.createElement(s); js.id = id;\n  js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/all.js#xfbml=1&appId=www.facebook.com\/hendra.chen.948\";\n  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);\n}(document, \"script\", \"facebook-jssdk\"));\n<\/script>\n<fb:like href=\"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/?p=145\" layout=\"button_count\" show_faces=\"true\" width=\"450\" action=\"recommend\" font=\"arial\" colorscheme=\"light\" ref=\"AL2FB\"><\/fb:like><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salam Sejahtera, buat Teman-Teman pemerhati di dunia kesehatan, sudah lama sekali saya tidak menambah artikel pada blog ini. banyaknya kegiatan dan bertambahnya jumlah pasien yang saya bantu untuk menemukan kesembuhan sangat membatasi waktu yang saya miliki untuk selalu mengupdate artikel-artikel kesehatan. adapun tujuan saya mengangkat tema Daun Sirsak, karna sangat benar sekali, begitu besar manfaat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/145"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=145"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/145\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":148,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/145\/revisions\/148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=145"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=145"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=145"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}