{"id":120,"date":"2012-10-07T10:47:27","date_gmt":"2012-10-07T10:47:27","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sinshenyeri.com\/?p=120"},"modified":"2012-10-08T00:49:12","modified_gmt":"2012-10-08T00:49:12","slug":"tidak-bekerja-jangan-makan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/?p=120","title":{"rendered":"Tidak Bekerja, Jangan Makan !!"},"content":{"rendered":"<p>Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.<\/p>\n<p>Bila kita mendengar kalimat di atas, biasanya asosiasinya adalah<br \/>\ndengan hal moral, yaitu memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan<br \/>\nbekerja, atau memperoleh nafkah sendiri sehingga tidak bergantung pada<br \/>\norang lain utk kebutuhan se-hari2.<\/p>\n<p>Namun kali ini saya akan membahas hal ini dari sudut kesehatan. Tubuh<br \/>\nmanusia memiliki karakteristik yang berbeda dengan mesin. Bila mesin<br \/>\njarang dipakai namun dirawat terus, maka mesin tersebut akan tetap<br \/>\nseperti baru dan siap dipakai kapan saja. Namun bila mesin dipakai<br \/>\nterus, maka lambat laun akan menurun kinerjanya dan memerlukan<br \/>\npenggantian2 bagian yang aus.<\/p>\n<p>Tubuh manusia, bila digunakan dengan benar, justru akan meningkatkan<br \/>\nkemampuannya. Para atlit dan ahli2 ilmu bela diri sudah memberikan<br \/>\nbukti bahwa dengan berlatih, mereka bisa melakukan hal2 yang luar<br \/>\nbiasa. Tentu tubuh perlu perawatan yaitu yang utama adalah makan.<\/p>\n<p>Nah, bila tubuh dirawat (makan terus) namun tidak digunakan, maka yang<br \/>\nterjadi bukannya seperti mesin, namun justru tubuh akan mengalami<br \/>\npenurunan kemampuan secara drastis. Hal yang paling mudah dilihat<br \/>\nadalah obesitas. Dengan kegemukan, jangankan berlari kencang, berjalan<br \/>\nagak jauh saja sudah ngos2an.<\/p>\n<p>Namun permasalahan tidak sampai di situ saja. Biasanya akan mulai<br \/>\ntimbul penyakit kencing manis (diabetes). Kebanyakan masyarakat<br \/>\nmenganggap bahwa penyakit diabetes adalah karena tubuh kelebihan<br \/>\nenergi (terlalu banyak gula), sehingga asupan gula dikurangi, bila<br \/>\nperlu gula dalam darah juga dihilangkan yaitu dengan minum obat atau<br \/>\nkalau tidak berhasil ya disuntik insulin.<\/p>\n<p>Padahal, penyakit kencing manis bukanlah kelebihan energi, namun<br \/>\njustru TUBUH KEKURANGAN ENERGI, karena tidak mampu mengubah glucosa<br \/>\nmenjadi energi. Padahal energi ini diperlukan oleh semua organ2<br \/>\npenting dalam tubuh. Dan permasalahan ini sebagian besar dikarenakan<br \/>\ntubuh TIDAK BEKERJA sehingga tidak mampu mengubah glucosa menjadi<br \/>\nenergi. Sehingga, solusi yang paling ampuh utk diabetes adalah dengan<br \/>\nmemperkejakan tubuh, sehingga tubuh akan memiliki kebutuhan energi<br \/>\nyang tinggi, dan tubuh akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengubah<br \/>\nglucosa menjadi energi, dengan demikian akan mengurangi kandungan gula<br \/>\ndalam darah.<\/p>\n<p>Bila solusi yang diberikan adalah mengurangi asupan gula (diet ketat),<br \/>\ndibarengi dengan obat2an utk menurunkan kadar gula dalam darah, maka<br \/>\nbisa dibayangkan bahwa seluruh tubuh akan semakin kekurangan energi.<br \/>\nSehingga, biasanya para penderita diabetes akan selalu dalam kondisi<br \/>\nlemas tak bertenaga. Namun bukan itu saja, seluruh organ2 penting pun<br \/>\nkekurangan energi, termasuk jantung. Sehingga, jantung akan menjadi<br \/>\nlemah dan akan mudah terkena serangan jantung bila saluran darah<br \/>\ntersumbat sedikit saja. Demikian pula dengan organ2 tubuh yang lain<br \/>\nseperti paru2, ginjal dll. Maka orang bilang bahwa diabetes bisa<br \/>\ndiobati tapi tidak bisa disembuhkan, dan semakin tahun akan semakin<br \/>\nparah dan berakhir dengan komplikasi sebelum akhirnya meninggal dunia.<\/p>\n<p>Penyakit yang akan diderita oleh orang yang makan tapi tidak bekerja<br \/>\nbukan itu saja. Berbagai zat makanan akan tertumpuk seperti<br \/>\nkolesterol, vitamin, dan sebagainya yang terlalu banyak dan tidak<br \/>\nmampu dikeluarkan oleh tubuh. Sehingga tubuh akan mengalami kolesterol<br \/>\ntinggi dan hipervitaminosis. Pembuluh darah juga akan menyempit dan<br \/>\notot2 juga akan mengalami lisut (mengecil karena tidak digunakan).<\/p>\n<p>Hal ini juga berlaku untuk orang2 &#8220;kantoran&#8221;, yang tiap hari kerjanya<br \/>\nnaik turun mobil, naik turun lift, kerja cuma duduk di meja melototi<br \/>\nkomputer atau dengar laporan dan perintah2 orang2 lain saja. Termasuk<br \/>\njuga para &#8220;PASSIVE INCOMER&#8221; tidak mau kerja tapi mau duitnya doang.<\/p>\n<p>Nah, setelah ini bila anda mendengar kalimat &#8220;Jika seorang tidak mau<br \/>\nbekerja, janganlah ia makan. &#8220;, maka silahkan pikirkan kebenaran<br \/>\nkalimat ini dari segi kesehatan juga, yaitu bahwa tubuh perlu bekerja<br \/>\nagar makanan yang masuk bisa dicerna dan dipergunakan sebagai mana<br \/>\nmestinya. Bila anda tidak bekerja, jadi silahkan puasa saja.<\/p>\n<p>Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.<\/p>\n<p>Tulisan tersebut saya kutip dari satu milis di Tionghoa-Net yang di tulis oleh Pak David Kuntadi, yang menurut saya benar sekali kalau dipikirkan secara pengobatan Traditional Chinese Medicine. Banyak dari\u00a0kita yang merasa kalo saya makan makanan yang banyak\u00a0maka tubuh saya akan terisi tenaga dan pulih dari kelelahan.\u00a0Coba pikirkan setelah kita makan banyak berlebihan di suatu pesta (pesta nya malam hari), ketika sudah malam sepulang dari pesta, apa yang Anda lakukan ? apakah anda bekerja \/ beraktivitas untuk mengubah makanan yang sudah anda makan menjadi sebuat energi yang digunakan dalam beraktivitas ?\u00a0Saya\u00a0yakin sebagian besar dari kita lebih memilih bersantai ria mungkin dengan menonton televisi, mungkin membaca buku, lalu ? tidur bukan ? coba pikirkan apa yg terjadi dengan makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh kita ? kenyataannya didalam tubuh kita mesin-mesin yg diibaratkan organ dalam tubuh kita bekerja extra lebih berat dalam mencerna makanan-makanan tersebut. Sehingga yang terjadi keesokan\u00a0pagi, di saat kita terbangun dari tidur adalah kelelahan, badan pegal, dll.\u00a0Apakah Anda-pun pernah mengalami hal demikian ?\u00a0Jadi!\u00a0Bijaksanalah terhadap tubuh kita!<\/p>\n<p>Mau makan banyak ?\u00a0Harus\u00a0siap Bekerja lebih banyak ! tapi ingat jangan di Forsir karna tubuh kita perlu istirahat juga&#8230;. baca juga tulisan saya mengenai Jam\u00a0Piket Organ&#8230;&#8230;&#8230;.<\/p>\n<p>Salam Sehat, Sinshe Hendra Chen (Putra Suhu Yo)<\/p>\n<div class=\"al2fb_like_button\"><div id=\"fb-root\"><\/div><script type=\"text\/javascript\">\n(function(d, s, id) {\n  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];\n  if (d.getElementById(id)) return;\n  js = d.createElement(s); js.id = id;\n  js.src = \"\/\/connect.facebook.net\/en_US\/all.js#xfbml=1&appId=www.facebook.com\/hendra.chen.948\";\n  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);\n}(document, \"script\", \"facebook-jssdk\"));\n<\/script>\n<fb:like href=\"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/?p=120\" layout=\"button_count\" show_faces=\"true\" width=\"450\" action=\"recommend\" font=\"arial\" colorscheme=\"light\" ref=\"AL2FB\"><\/fb:like><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Bila kita mendengar kalimat di atas, biasanya asosiasinya adalah dengan hal moral, yaitu memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan bekerja, atau memperoleh nafkah sendiri sehingga tidak bergantung pada orang lain utk kebutuhan se-hari2. Namun kali ini saya akan membahas hal ini dari sudut kesehatan. Tubuh manusia memiliki karakteristik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/120"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=120"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/120\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":122,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/120\/revisions\/122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sinshenyeri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}