Nyeri Haid

Comments Off

Adakalanya , bagi sebagian perempuan, menstruasi menjadi momok yang kehadirannya membuat rasa cemas. Apalagi kalau si masalah bulanan itu tiba menimbulkan rasa nyeri tak tertahankan. Terkadang mereka bisa merasakan kram perut bagian bawah sampai pinggang, sakit punggung, hingga sakit kepala.

Kondisi tersebut seringkali digambarkan sebagai NYERI HAID atau dalam bahasa Yunani ialah DISMENORE. Biasanya rasa itu timbul di awal-awal menstruasi dengan berbagai tingkatan, dari nyeri sangat hebat tapi bisa pula amat ringan, akibat adanya kontraksi atau gerakan otot-otot rahim yang kuat. Gangguan haid ini bisa diakibatkan oleh patologi (adanya gangguan pada organ reproduksi wanita) atau idiopatik. Keluhan ini banyak ditemukan wanita usia muda dan usia 20-an dimana keluhan biasanya hilang dengan pertambahan usia (kalau tidak kunjung mereda, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi).

Gejala biasanya terjadi segera setelah ovulasi dan dapat berlangsung sampai menstruasi selesai. Ini karena biasanya nyeri haid sering dihubungkan dengan perubahan hormon dalam tubuh yang terjadi saat ovulasi. Penelitian di Norway menunjukkan, 14 persen dari wanita usia 20 hingga 35 tahun mengalami gejala sangat berat sehingga tidak bisa sekolah atau bekerja. Ada dua jenis nyeri haid yang bisa terjadi pada perempuan yaitu primer (idiopatik) dan sekunder. Pada primer, biasanya dimuai sejak pertama kali mendapat haid dan kadang-kadang hilang sendiri setelah melahirkan. Nyeri ini dinyatakan juga sebagai primer jika tidak ditemukan kelainan atau gangguan dari organ reproduksi.

Penyebab pasti nyeri haid hingga kini belum diketahui secara pasti, namun beberapa faktor diduga sebagai pemicunya ialah faktor psikis dimana pada usia muda emosi masih belum stabil, faktor endokrin yang terjadi karena adanya kontraksi rahim berlebihan. Sedangkan nyeri haid sekunder, disebabkan oleh gangguan organ reproduksi.

Untuk mengatasi keluhan Nyeri Haid (dismenore) dapat dilakukan dengan melalui metode Akupuntur (tusuk jarum) di titik-titik tertentu yang berfungsi memperbaiki dan memperkuat organ-organ yang berkaitan erat dengan sistem yang mengatur proses terjadinya menstruasi. Seringkali Saya jumpai Pasien dengan keluhan tersebut hanya dengan menjalankan antara 6 sampai dengan 12 kali melakukan terapi Akupuntur dengan rutin, masalah mereka bisa teratasi, dan hidup mereka lebih happy tanpa adanya keluhan nyeri haid yang menyerang disaat masa bulanan datang.

Semoga bermanfaat, Tuhan memberkati kita semua !

Comments are closed.